Selasa, 12 September 2017

Purwokerto : Baturraden

Baturraden (klik sini) terletak di utara Purwokrto, tepat di lereng selatan G.Slamet, shg Baturraden memiliki udara sejuk dan cenderung dingin di malam hari. Asal usul Baturraden itu ada 2versi, yaitu versi Kadipaten Kutaliman dan versi Syekh Maulana Maghribi. Baturraden berasal dari ‘Batur’ berarti Pembantu, Teman, atau Bukit dan ‘Raden’ yang  berarti Bangsawan. Baturraden dikenal sebagai tempat wisata sejak tahun 1928 (http://asal-usul-motivasi.blogspot.co.id)
Jam 10-an kami tiba di tempat yg sejuk ini. Tampaknya Baturraden terletak di lereng pegunungan dg mata air panas di bbrp lerengnya serta berada di pinggiran aliran sungai yg besar. Lereng pegunungan membuat konturnya naik turun bukit disini.


di pintu masuk

Pengunjung disambut kesenian calung khas Banyumasan sekitar air mancur ini
berlatar suasana hijau perbukitan Baturraden

Cascade Alam


kali Gumiwang, berbatu besar dan terjal....laksana diapit 2 perbukitan


petunjuk jalan mnj mata air panas pancuran 3  & 7 yg hrs mendaki bukit dg trek jalanan semen
  dr atas bukit mnj pancuran, tampak taman2 dekat tepi kali Gumiwang di bawah sana...
jalanan bersemen mnj pancuran berada diantara tepi bukit dan aliran sungai kecil

bukit di sekitaran pjalanan mnj pancuran 3

loket tiket pancuran 3
dr loket melanjutkn pjalanan menyusuri hutan


Kolam air panas pancuran 3. Ada 3 kolam : kolam panas kecil; kolam air dingin dibawah pancuran; dan kolam panas besar dekat pagar kuning
Mata air di dlm pagar kuning dan seorang bapak tk. pijat belerang
pancuran air sejuk dr pegunungan

di kolam kecil                                                                   bidadari penunggu pancuran 3

Air panas berwarna kuning kr kandungan belerang yg dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Hati2 lantai batuan baik dl kolam maupun pinggiran kolam disini sgt licin
rombongan yg naik pancuran3, diantaranya mb.ida, mb ari+bulek, mb fifin, uni, tantri, om budi & anak2...berendam di kolam besar

Stl berendam kami bilas di toilet yg sdh disediakan lalu turun mnj mepo dekat loket masuk tadi utk destinasi slnjutnya. Namun saat mnj mepo hujan menghampiri kami shg sebag rombongan langsung mnj parkiran mobil utk bteduh sambil maksi. Bbrp membeli souvenir: kaos, kalung dll dan ada yg menikmati sate kelinci...
Dlm pjalanan, hujan yg turun makin deras, shg kami putuskn langsung mnj hotel sj....
Dan besok siap2 ke Goa Jatijajar


Di sini tersedia pijat belerang, namun kr waktu yg sempit, kami hanya berendam sj. Dan juga saat itu hanya ada bapak2 pemijat sj, sedangkn rombongan kami wanita semw....mungkin lain kali jika ada kesempatan kemari


Utk mnj pancuran 7, kita msh hrs mendaki lewat sini. Undakan ini  mengarah ke atas pancuran air dr pegunungan di  pancuran 3.


Ada suatu kisah dibalik nama Baturraden, dr wikiped berikut kisahnya :

Suta adalah seorang abdi kadipaten yang baik hati. Pekerjaannya adalah mengerjakan pekerjaan kasar di kadipaten dan menjaga keamanan wilayah kadipaten. Pada suatu hari Suta sedang berjalan-jalan memeriksa sudut-sudut wilayah kadipaten, kemudian dia mendengar suara perempuan menjerit ketakutan. Suta bergegas berlari ke arah sumber suara. Suta berhenti di sebuah pohon yang besar. Di salah satu dahan pohon ternyata ada seekor ular besar dan didekatnya ada putri adipati yang ketakutan melihat ular tersebut. Sebenarnya Suta juga merasa takut melihat ular sebesar itu. Namun karena kesetiaannya mengabdikan diri pada adipati, Suta berusaha menolong putri adipati. Suta mengambil sebatang kayu besar dan dipukulkan kearah ulat besar itu. Ular pun roboh ke tanah dan mati di tangan Suta. Putri adipati merasa senang dan mengucapkan banyak terima kasih pada Suta  Keberanian Suta membuat putri adipati menjadi kagum dan menyukainya. Mereka menjadi akrab dan sering bertemu. Dari seringnya bertemu menumbuhkan bibit cinta diantar keduanya walaupun perbedaan derajat tidak membolehkan seorang abdi mencintai putri. Kanjeng adipati menjadi murka. Adipati merasa malu jika putri sampai menikah dengan seorang abdi kadipaten yang miskin. Adipati  memerintahkan putrinya untuk menjauhi Suta. Putri adipati menjadi sedih karena dilarang bertemu  Suta yg dimasukkan dalam penjara bawah tanah dan tidak diberi makan minum. Penjara itu sendiri di genangi air sehingga membuat Suta demam tinggi karena dinginnya. Mendengar berita itu putri adipati berusaha menolong Suta, dengan memaksa abdi kepercayaannya mengeluarkan Suta dari dalam penjara bawah tanah. Abdi kepercayaan membawa Suta keluar dari penjara tersebut secara diam-diam. Dia mengatakan putri adipati sedang menunggu di halaman kadipaten. Setelah berhasil keluar dari penjara, putri dan Suta melarikan diri keluar kadipaten. Mereka lalu menikah dan tinggal di sebuah desa kecil. Kini desa itu disebut desa Baturaden asal kata dari Batur yang artinya abdi dan keturunan raden yang menunjukkan keturunan adipati

Cirebon : Tamansari Gua Sunyaragi, Keraton Kasepuhan & Kanoman

After breakfast, take preparation and order GoCar  (aseek...Crb dah ada GoCarnya!!) go ahead to Sunyaragi.... here it...




Gua Sunyaragi berasal dari bhs sansekerta "sunya" berarti sepi dan "ragi" berarti raga, sebagai tempat beristirahat dan meditasi Sultan Cirebon dan keluarganya. Sunyaragi layaknya tamansari kraton Yogyakarta, sbg tempat peristirahatan raja yg bbrp sudutnya dihiasi/dikelilingi unsur air. Hal ini tampak dari parit2 besar di sekeliling goa. Parit2 besar ini jg menggambarkn unsur pertahanan /benteng pd Sunyaragi. Dan dr wikiped, pada zaman dahulu kompleks gua ini memang dikelilingi oleh danau Jati yg sudah mongering.



Di tamansari ini banyak terdapat air terjun buatan dan hiasan taman seperti gajah, garuda. Bangunan gua berbentuk gunung-gunungan berbahan batu koral/karang, dilengkapi terowongan penghubung bawah tanah dan saluran air. Pintu gerbang luar berbentuk candi bentar berbahan bata merah.






Gua Sunyaragi didirikan tahun 1703M oleh Pangeran Kararangen, cicit Sunan Gunung Jati(https://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Sari_Gua_Sunyaragi). Dilihat dari motif & bangunan nampak gua Sunyaragi merupakan perpaduan pengaruh Hindu, Jawa, Cina & Islam. Bentuk joglo tampak pada mande beling dan gerbang gapura mewakili budaya hindu & Jawa. Gaya Cina tampak pada ukiran bunga persik, matahari, teratai. Keramik2 pada mande beling dan motif mega mendung merup pengaruh budaya Cina. Terdapat juga monumen tempat berdoa para pengawal Ratu Rara Sumanding (Ong Tien Nio), istri Sunan GunungJati. Terdapat tanda2 kiblat pada tiap pasalatan/mushola, dan pawudlon/tempat wudhu. Bentuk bangunan Bangsal Jinem dianggap menyerupai bentuk Kabah, mnunjukkn pengaruh Islam. Pengaruh gaya Eropa tampak pd bentuk tangga berputar pada gua Arga Jumut.
* Goa Arga Jumut sebagai tempat rapat petinggi2 kraton.


 Tangga putar di goa Arga jumut dan lorong di dlm goa arga jumut

lorong yang menuju ke Arab (kanan) dan Cina(kiri) yang terletak di dalam kompleks gua Arga Jumut. Menurut pemandu, lorong gaib ini telah ditutup scr gaib pula, dikarenakan bbrp orng hilang manakala mencoba masuk dg maksud sampai ke Tanah suci, ataupun mnj Cina...


Sebagian bangunan goa arga jumut yg msh berdiri, dan tdp peringatan utk tdk menginjak bangunan yg paling tinggi, mengingat umur dan tk.kerapuhan goa. Namun banyak pengunjung yg penasaran menelusuri lorong2 di dlmnya sampai akhirnya menemukan suatu ruangan di bag. yg tinggi...




terowongan penghubung bawah tanah dan saluran air



Pohon lengkeng berusia sekitar 3abad yg belum pernah berbuah, berada dekat monument cina (foto seb.kanan). Monumen Cina sbg tempat berdoa para pengawal Ratu Rara Sumanding (Ong Tien Nio), istri Sunan GunungJati



patung manusia berkepala garuda yang dililit oleh ular



 * Goa Peteng, tempat menyepi, bermeditasi raja2 Cirebon

terdapat lorong yang menuju ke Gunung Jati pada kompleks gua Peteng. Di depan pintu masuk gua Peteng terdapat patung perawan sunti. Menurut legenda masyarakat lokal, jika seorang gadis memegang patung tersebut maka ia akan susah untuk mendapatkan jodoh


 
* Gua Langse adalah sebuah tempat yang khusus diperuntukan kepada Raja dan permaisurinya bersantai.



* mande beling, tempat beristirahat sultan, berhias keramik dan mempunyai atap berbentuk joglo


 * Goa Lawa, sebagai tempat khusus kelelawar


* Goa Pawon, sebagai dapur penyimpanan makanan

Saat berkunjung, meskipun baru j9 pagi, panas & terik membuat kami kurang focus menjelajahi komplek sunyaragi, shg banyak goa yg terlewatkan, antara lain :

  • Bangsal jinem sebagai tempat sultan memberi wejangan sekaligus melihat prajurit berlatih.
  • Gua pengawal sebagai tempat berkumpul par apengawal sultan.
  • Kompleks Mande Kemasan (sebagian hancur).
  • Gua pandekemasan sebagai tempat membuat senjata tajam.
  • Gua simanyang sebagai tempat pos penjagaan.
  • Gua padang ati sebagai tempat bersemedi.
  • Gua kelanggengan sebagai tempat bersemedi agar langgeng jabatan.
Semoga kali lain bs berkunjung ke sunyaragi kembali......


Kraton Kasepuhan

Terdapat alun2 di depan kraton dan parit yg besar mengelilingi kraton. Namun jalanan di depan kraton sgt ramai dg pedagang K5 dan mobil2 yg parkir, shg kraton nyaris ditutupi keramaian tsb....hrsnya keberadaan pedagang & parkir mobil ini ditentukan dlm radius tertentu shg tdk mengurangi nilai keindahan dan keagungan kraton ini sbg obyek wisata sekaligus cagar budaya,
istirahat sejenak di tmp pedagang K5 depan kraton

Karena hari minggu itu pengunjung sgt padat, cukup sulit mengambil gambar tanpa halangan lalu lalang pengunjung, jadilah pada foto2 ini sbg nostalgi kami pd tempt ini

sumber : https://c2.staticflickr.com/8/7286/16790596430_f9595bd08a_z.jpg
sumber : https://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/0e/05/58/16/keraton-kasepuhan.jpg
sumber : https://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/05/62/a5/8d/keraton-kasepuhan.jpg
sumber : https://www.pinterest.com/pin/342414377892470613/
 bagian dalam kraton
pintu samping kraton


pintu  buk bacem, ada di sebelah kiri kraton menuju bag. dalam kompleks kraton, spt kraton pakungwati




Kraton Kanoman

Sebenarnya kanoman hanya sekitar 500m an sj dr kasepuhan, namun dalam terik, kami memilih order GoCar. Utk menuju Kanoman, kami hrs melintasi ps.kanoman, kr pintu masuk kraton ada di tengah2 pasar  yg padat pedagang, dimana pedagang luber ke jalanan mnj kraton...wes pokoke semrawutlah...dan macet....Stl melewti gang pasar, (kami sendiri diturunkan di ps, tepat dimuka gang, utk kemudian jalan kaki kr gang sulit ditembus roda4) sampailah kami pada sebuah lapangan dg beringin besar di tengahnya....itulah kraton kanoman.  Foto2 ini menurutku sgt indah menggambarkan kanoman...checkidot...

sumber : http://tempatwisataid.com
sumber : http://wisataindonesia.co.id
bagian dalam kraton kanoman
sumber : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgbkezKg3w6D-vd6zsUdsnantxvMxGbbJviYMXBBaiEpYmReTDg8atiyF0IiDJlDJXs-DteR8iDcjeyMa9SxgOWpQAMjT9AxtkauiR1Rm7NVis54tqu8A-1y3sYp4yGDlmfVKo7QrBZAYzd/s1600/keraton_kanoman_cirebon6.jpg

Sambil melepas lelah kami menikmati es duren di ps. sambal mencari oleh2 sekalian. Inidia oleh2 yg enak dr Cirebon : Tjampolay juniper, terasi, rengginang, emping manispedas, krupuk udang dan manisan...

Karena tanpa terasa waktu sdh j12.00, kami maksi empal gentong sekitaran ps. kanoman lalun kembali ke hotel utk istirahat, packing, dan check out j14.00 nanti kr KA kami berangkat j15,00....